[Review Film] Guardians of the Galaxy Vol. 2


COME ON A-HOLES, WE’RE SAVING THE GALAXIES
Judul : Guardians of the Galaxy Vol. 2
Tanggal rilis : 27 April 2017
Sutradara : James Gunn
Pemain : Chris Pratt, Zoe Saldana, Bradley Cooper, Dave Bautista, Vin Diesel, Karen Gillan, Michael Rooker, Pom Klementieff, Kurt Russell, Sylvester Stallone, Elizabeth Debicki, Sean Gunn
Rumah produksi : Marvel Studios
Score : 8/10

Setelah semalam yang sedikit hangover akibat kurang tidur paginya, akhirnya gua berhasil menempuh waktu 2 jam 15 menit untuk menyelesaikan film ini PREMIER DAY DENGAN POSISI SEAT TERBAIK DAN STUDIO BERFASILITAS DOLBY ATMOS—which is the best I had on the cinema near my place.
(Now Lord) James Gunn strikes back with his second mixtape on the theater!!!!

Sebelum gua membahas filmnya, mari gua tuliskan sepatah dua patah kata sinopsis film ini.
Setelah menjadi penyelamat galaksi dari ancaman salah satu makhluk dari kree empire, the guardian gang sekarang menjadi kelompok bayaran yang ngider-ngider ke seluruh galaksi sebagai semacam private bodyguard gitulah. Ditengah petualangan itulah, Peter Quill/Star Lord (Chris Pratt) and the gang,  menemukan jawaban dari misteri yang tidak pernah terjawab semasa hidupnya (atau sepanjang film Guardians yang pertama kemaren) yaitu siapa bapak yang berani-beraninya menanam benih bayi ke tubuh ibunya lalu meninggalkannya saat meninggal karena kanker begitu saja.
Kurang lebih kaya gitu lah.
Ok lanjut.
Mungkin bagi kalian yang belum nonton pasti pengen tau, bagusan mana sih dari yang pertama?
To be honest, secara cerita jauh lebih bagus yang pertama. Di seri kedua dari the Guardians ini (setelah melakukan beberapa sharing dengan mba Hesti sebagai teman geek saya) gua ngerasa “kok ceritanya gini doang?” semacam ngga ada yang nendangnya kaya di seri pertama.

Tapi.
Tenang aja, di seri kedua ini team & family bonding nya ditonjolin banget. Interaksi satu sama lain antar Guardians sangat-sangat banyak daripada di filmnya yang terdulu. Mungkin James Gunn pengen nonjolin bonding ini untuk bisa langsung masuk ke bagian encore di Infinity Wars sama GotG ketiga. Well, Guardians is all about family right, eh? Walopun inti ceritanya ada di Peter Quill si Star Lord tapi screen time dari setiap karakter bener-bener pas, ngga kurang ataupun lebih.
And yeah, for you girls who are a chris lovers will satisfied from one of his scene.
Ok balik lagi.
Opini gua berikutnya adalah mixtape yang diputar sepanjang film ngga se-catchy film pertama, gatau mungkin selera musik gua yang jelek kali apa gimana. Lol.
Serius, walopun intro filmnya masih pake template yang sama, tapi lagu dan scenenya ngga sebanding sama yang pertama. Ngga senendang yang dulu. Oh iya dan intronya termasuk panjang juga.
Kok gua nulis kebanyakan jeleknya daripada bagusnya? Iya serius dari segi cerita sangatlaaaaaaaaaah biasa saja.
Tapi (lagi).
Untuk adegan action nya gaperlu diragukan lagi, style GotG banget lah yang diimbangi sama tema-tema dan lagu-lagu lawasnya. Reference ke kultur pop jaman 70-80an lumayan banyak, cukup untuk nutupin cerita yang biasa aja.
Visualisasi sama canggihnya kaya yang pertama, apalagi pas arc ketiga sampai selesai itu keren banget. Oh iya kalo kalian perhatikan ada beberapa visual di arc ketiga ini yang mirip-mirip dari GotG ini dengan film Marvel sebelumnya.
Lalu nominasi untuk karakter yang steal the show adalah……YONDU!

Iya, Yondu yang diperanin sama Michael Rooker ini keren banget dan JAUH banget kerennya dari film pertama. Ngga keliatan kaya supporting character ecek-ecek banget lah kaya dulu (imho). Dan juga kalian mesti tau, dia jugalah yang bikin film ini (spesifiknya 1/3 akhir film) keren BANGET. IYA BANGET PAKE CAPS LOCK.
Sold, easy 8/10 from me
….or 8.5/10 when I’m still hangover. Welcome to the frickin’ Guardians of the Galaxy.

Thank you!

My Instagram